July 23rd, 2008 by mazbre
Dad… my sadness knows no end
I can’t believe you’ve gone
I am grieving for you every day
It’s hard to carry on
You may have thought I didn’t see
Or that I hadn’t heard
Life lessons that you taught to me
But I got every word
Perhaps you thought I missed it all
And that we’d grow apart
But Dad, I picked up everything
It’s written on my heart
Without you, Dad, I wouldn’t be
The man I am today
You built a strong foundation
No one can take away
Our memories of the times we had
Help the pain to go away
But Dad, my live won’t be the same
I miss you every day
You’re my father and my hero
I’ve grown up with your values
And I’m very glad I did
I love you and I always will
Posted in Uncategorized | No Comments »
July 7th, 2007 by mazbre
Kalo kita melihat sejarah Albert Einstein, dia pernah disebut oleh gurunya sebagai orang paling bodoh yang tidak mungkin memiliki masa depan. Dia selalu gagal untuk mencoba masuk ke universitas yang diinginkannya. Tapi dia menemukan sesuatu yang orang lain tidak bisa. Sebuah rumus sederhana, pengubah dunia. Ketika di suatu forum untuk mengemukakan temuannya itu, dia berkata “Saya yang gila, atau mereka yang gila?” Mengapa dia berkata begitu? Dia merasa hal yang dia temukan adalah sesuatu yang sederhana. Bagaimana seseorang yang seperti dia bisa, sedangkan orang-orang yang lebih pandai daripada dia tidak bisa??
Cobalah lihat dari sejarah diri Anda sendiri. Siapa yang merasa bahwa tempat Anda bukanlah di sini? Seharusnya Anda berada di ITB, UI, UGM, UNPAD, ITS, UNAIR, atau perguruan tinggi favorit lainnya? Karena Anda merasa lebih pintar daripada teman-teman yang masuk kesana? Mungkin mereka adalah contoh Einstein kecil-kecilan. Mereka meraih sesuatu dimana mereka hanya bisa berkata “Kok bisa ya? Saya yang gila atau mereka yang gila?”.
Dalam kaitannya dengan kepemilikan usaha, banyak pula orang-orang yang bisa menjadi panutan kita. Sebut saja Purdi E. Chandra pemilik Primagama Grup, Hendy Setiyono pemilik Kebab Turki Baba Rafi, Anne Ahira pebisnis internet marketing, dan lain-lain.
Namun perlu diingat, di balik kejayaan selalu ada jalan panjang yang berisikan catatan perjuangan dan pengorbanan. Keringat dan kepayahan. Tak ada jalan pintas untuk sebuah kesuksesan. Bila kita terpesona pada kenyamanan yang diberikan oleh kesuksesan, bisa-bisa kita lupa dari keharusan untuk berupaya. Namun, bila kita kagum pada ketegaran seseorang dalam berusaha, kita akan menyerap energi kekuatan, keberanian dan kesabaran.
Orang-orang sukses adalah orang yang mengumpulkan potensi-potensi yang mereka miliki, kemudian melakukan sebuah lompatan yang luar biasa. Dan sebuah lompatan yang luar biasa, hanya bisa terjadi ketika kita menghadapi jurang. Karena diperlukan hanya satu lompatan saja untuk menyeberangi jurang. Bukan dua, tiga atau lebih. Bisnis itu bagaikan selalu menghadapi jurang. Jika sukses, bayangkan apa yang bisa Anda raih.
Anda mau sukses? Namun Anda tidak berani melompati jurang? Anda takut jatuh dan mengalami kegagalan? Padahal Anda mungkin tahu bahwa sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak, dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekwensi. Sebenarnya tidak ada istilah “sukses atau gagal”. Yang ada adalah “sukses atau belajar”.
Bagi sebagian orang, belajar adalah hal yang menyakitkan. Namun ingat istilah “no pain no gain”? Kalau mau IP-nya bagus, ya harus belajar. Kalau mau sukses, ya harus mulai belajar. Belajarnya darimana? Dari tindakan. Mulai saja dari sekarang, dari apapun yang Anda miliki sekarang. Kalau Anda mendapati masalah, di situ Anda mulai belajar. Langsung tangani, jangan tunda-tunda memperbaiki. Menghasilkan pengalaman kan? Namun siapa tahu, mungkin sekali saja Anda bertindak, Anda langsung merengkuh sukses.
Belajar, tidak hanya didapat dari pengalaman diri sendiri. Karena kita tidak hidup cukup lama untuk melakukan semua hal dan mendapatkan pengalaman dari diri kita sendiri. Caranya hanya dengan mendengarkan orang lain. Yaitu seperti ikut komunitas, ikut seminar, kuliah, pelatihan, membaca buku dan lain-lain. Dengan cara ini, kesuksesan bisa semakin cepat kita raih.
Sebenarnya setiap hari kita bisa sukses. Karena secara sederhana, sebenarnya, urusan kita dalam kehidupan ini bukanlah untuk mendahului orang lain, tetapi untuk melampaui diri kita sendiri, untuk memecahkan rekor kita sendiri, dan untuk melampaui hari kemarin dengan hari ini. Hingga suatu saat Anda terkaget-kaget bahwa Anda telah melampaui rekornya orang lain, kemudian mengatakan “Saya yang gila atau mereka yang gila?”
Posted in Uncategorized | No Comments »
June 3rd, 2007 by mazbre
Kejadian nyata!!! Ternyata kucing bisa terkencing-kencing kalo ketakutan lho. Jadi ceritanya begini…
Seekor kucing tetanggaku biasanya main ke rumahku. Nah waktu itu, aku kasih dia kepala ikan. Trus abis makanannya dah dimakan semua, masih ngroeng aja ke aku.
Aku cuek aja… Cewek cantik aja bisa aku cuekin, apalagi ini cuman kucing… Ya nggak?
Trus karena merasa kucuekin, dia ngeloyor. Tapi baru beberapa langkah, ada kucing lain… Gedhe juga tuh kucing, sedang ngendus-ngendus di tempat bekas kepala ikan yang aku kasih.
Ngeliat itu si kucing tetanggaku tiba-tiba langsung "ciiiit…", menghentikan langkahnya, terpaku sambil ngeliat tuh kucing, dan… keluarlah semprotan cairan dari tiiiit….
Trus, si kucing lari ke deketku, sembunyi di balik kursi yang aku duduki. Ga berani liat tuh kucing lain. Ga berapa lama, akhirnya di lari ke arah lain, dan keluar rumahku.
Lucunya lagi, tuh kucing lain, ga keliatan mau nyerang atau sekedar nyengir… Diem aja ngendus2 bekas makanan. Trus balik lagi duduk di halaman rumahku.
Aneh ya??? Sayang ga bawa handycam… (Ralat: ga punya handycam…)
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
May 13th, 2007 by mazbre
Tak terasa… sendiri… aku menemani waktu yang terus berjalan
Dua tahun sudah kau meninggalkanku
Ketika itu, tiba-tiba kau beranjak pergi dari sisiku
Bahkan tiada sempat kau ucapkan selamat tinggal
Ataupun sekedar basa-basi bahwa kita ‘kan berjumpa lagi
Yang tertinggal hanyalah memori perjumpaan terakhir kita
Ketika malam itu kau usap kepalaku
Dan masih kurasakan usapan penuh cintamu saat itu
Namun sampai sekarang… aku masih bertanya-tanya
Alasan apa yang membuatmu menjauh seperti itu
Aku tak pernah paham
Bahkan tiada seorangpun yang bisa memahaminya
Haruskah kepasrahan menjadi jawabnya
Dulu cintamu begitu nyata terasa
Begitu tulus… begitu indah… begitu… aaahh…
Itulah mengapa setelah kau pergi
Tiada yang dapat menggantikanmu
Dan setiap saat kuingat tentangmu
Hanyalah kucuran deras air mata ini yang bisa menggambarkan
Betapa besar cinta yang telah kau hujamkan di hatiku
Memang kurasakan sepi… sunyi… senyapnya hati… sejak saat itu
Namun biarlah ruang cinta di hati ini tetap untukmu
Aku tak akan pernah berusaha membaginya untuk yang lain
Karena akan kusimpan selama hidupku
Agar cintamu… abadi… selalu…
~Untuk Satu Juni~
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
May 10th, 2007 by mazbre
Suatu hari, seorang anak mendatangi sang ayah yang sedang terbaring di RS karena terjatuh. Masih dengan pakaian kerjanya, dia mengatakan “Pak, aku sudah mendaftarkan bapak umrah tahun ini. Sembuh ya Pak.” Sang ayah tersenyum, karena anaknya telah memberikan kejutan yang begitu indah, tanpa sepengetahuannya. Ternyata Allah memberikan kejutan lain. Sang ayah yang belum sempat memenuhi panggilan Allah ke tanah suci, malah dipanggil Allah kembali ke alam sana, pada keesokan harinya…
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
May 8th, 2007 by mazbre
"Mas dah kerja dimana?"
Kenapa selalu pertanyaan seperti itu yang diajukan? Mungkin memang sudah kebiasaan bagi orang Indonesia bahwa untuk penghidupan adalah dengan bekerja di suatu tempat. Trus mau aku jawab apa? Lha wong emang ga kerja dimana-mana.
Aku lebih suka pertanyaan "What do you do for living?"
Dengan pertanyaan itu, maka jawabannya bisa berbagai macam. Mau aku jawab jadi fotografer, trainer, penulis buku, motivator, entrepreneur, dan lain-lain. Tidak hanya terbatas aku kerja di suatu tempat atau bekerja di orang lain.
Tapi, pertanyaan itu emang agak ga enak kalo diterjemahin ke bahasa Indonesia.
Ada yang bisa kasih saran?
Posted in Uncategorized | 6 Comments »
May 6th, 2007 by mazbre
Kau…
yang membuatku…
melakukan sesuatu…
tanpa merasa terpaksa…
tanpa merasa tertarik…
tanpa merasa terdorong…
semua kulakukan…
bagai air yang mengalir pelan…
atau angin yang bertiup sepoi…
atau gerimis hujan…
yang turun dengan lembutnya…
Posted in Uncategorized | 5 Comments »
May 4th, 2007 by mazbre
Malam itu… tubuhku bergetar kuat tak kuasa ku menahan rasanya tiada tenaga yang tersisa jika bryan adams bilang "when you love someone, you’ll do anything" saat itu "i don’t know what is any…" aku hanya terdiam di sisi sana menjaga jarak, hanya untuk mengetahui bahwa kau baik-baik saja namun, ku tahu kau tidak baik-baik saja dan tetap, aku tak tahu apa yang harus kulakukan akhirnya kuberanikan melakukan satu hal yang maaf cintaku… aku tidak bisa melakukan malam itu dengan segala ketakutanku yang kubawa ketika kutidur kan kuhadapi semuanya… setelah malam itu maaf, aku berharap itulah yang terbaik maaf jika aku memiliki rasa takut yang luar biasa namun telah kubuktikan bahwa aku adalah pemberani bahkan dengan segala ketakutan yang ada aku tetap maju… menghadapi… meski bukan langsung pada malam itu jika hercules pernah berkata "pemberani bukan tidak memiliki rasa takut… mereka tetap berjuang, meski mereka ada rasa takut" maka akupun akan berjuang… memperjuangkan apa yang telah ada dan akan ada di antara kita dan tidak akan ada lagi yang ‘kan terjadi seperti malam itu tidak akan ada malam-malam seperti itu lagi bersama diriku…
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
May 3rd, 2007 by mazbre
Kau tidak berikan apa yang pernah kuinginkan
Namun, kau berikan sesuatu yang lain
Sesuatu yang tidak pernah…
tidak pernah kupikir bahwa aku menginginkannya
Kau berikan jutaan… jutaan hal-hal kecil
Yang bila disatukan
Seperti memang sudah seharusnya…
kita ditakdirkan untuk bersama
Dan aku mengetahui itu
aku tahu itu… saat kusentuh tanganmu
Kurasakan bagai pulang ke rumah
Namun ke suatu rumah yang tidak pernah aku kenal sebelumnya
Mungkin, itulah rumah masa depan kita
Semoga…
Posted in Uncategorized | 3 Comments »
April 25th, 2007 by mazbre
Hidup adalah tentang mengambil kesempatan
Untuk mengejar kebahagiaan
Berdiri tegar menghadapi tantangan
Mengambil hikmah dari kesedihan
Tidak ada waktu untuk lelah
Selalu berusaha agar tangan selalu berada di atas
Membantu mereka yang di bawah
Atau berjalanlah bergandengan
Itu sebabnya kita tidak akan pernah terluka karena kesendirian
Karena bukan kesendirian yang melukai
Namun keegoisanlah yang menorehkan tinta hitam dalam hati
Merusak jernih dan beningnya perasaan
Hingga kita tidak tahu, bagian mana yang masih murni dan mana yang tidak
Lalu adakah bagian yang perlu kita simpan
Dalam kotak yang tidak pernah dibuka selamanya
Atau mungkin lebih baik semuanya ditempa lagi
Ditempa lagi…
Dan ditempa lagi…
Untuk menghasilkan bentuk lain
Yang mungkin lebih indah, daripada kemurnian itu sendiri
Seperti murninya pasir yang berubah menjadi murninya mutiara
Itu bukan lagi mimpi
Itu bukan lagi harapan
Itu bukan lagi sesuatu yang tidak terduga
Itu adalah sesuatu yang dapat diciptakan
Cepat atau lambat, itu dapat terjadi
Jika kamu yakin
Dan berusaha…
Tidaklah tercipta mutiara, jika tidak ada cangkang yang saling menutup
Membentuk ruang tertutup, menutup diri dari dunia luar
Berproses… menempa…
Jangan takut dengan waktu
Lama ataupun sebentar… waktu pasti akan berakhir suatu saat
Yang penting saat ini… mimpi apa yang akan dibangun… dengan keyakinan dan usaha
Cobalah lihat, tidak jauh… di depanmu
Kau temukan cangkang ini
Menunggumu ‘tuk berproses
…bersama…
…mengambil kesempatan
…mengejar kebahagiaan
…menghadapi tantangan
…menciptakan kemurnian
Because from this moment on, he doesn’t want you to be his best friend who always be right there
That’s because from this moment on, he wants you to be his best woman who always be right here
Posted in Uncategorized | 1 Comment »